Saturday, May 29, 2010

Aura orang malas


Orang malas

Sudahlah pemalas

Tiada pula semangat

Hidup segan mati tak mahu

Ada hati menjadi megah

Angan kosong sampai tua


Aku benci orang malas

Cakap berapi bagai pemidato

Bagai bayangan kedua sukarno

Tapi habuk pun tadak

Cakap kosong

Sampah pun ada isi

Lebih hina dari sampah

Nilai orang malas


Orang malas diselubungi aura negatif

Ini tak boleh itu tak boleh

Semuanya mustahil

Walhal taklah susah sangat

Tak matipun kalau rajin

Korbankanlah sedikit waktu tidur

Korbankanlah sedikit waktu bersenang

Nak untung tapi tak nak keluarkan modal

Kalau ini pun tak sanggup buat

Jangan dengki pada cina

Mereka jadi taukeh bukannya sekelip mata


Orang malas selalu menegur

Itu tidak kena ini tidak kena

Bila rajin katanya badan perlu juga rehat

Bila malas katanya mahukan ketenangan

Biarlah kau orang malas

Duduklah disitu dengan kemalasanmu

Biar aku cuba dan gagal

Lagi dan lagi

Mana tahu ada untungku

Allah itu maha pemurah

Kamu dapat apa yang kamu usahakan


Biar aku gagal 1000 kali

Untuk aku berjaya 1 kali

Itulah harga yang perlu dibayar

Monday, May 24, 2010

Hari ini aku bermimpi

Aku bermimpi
Melihat kebahagiaan menghampiri
Kulihat senyuman disisi

Aku bermimpi
Kudengar gelak ketawa di sana sini
Kurasakan keindahannya di hati

Aku bermimpi
Tiada air mata darah yang mengalir lagi
Karat duka lalu sudahpun terhakis pergi

Indahnya mimpi ini
Kalau ini satu mimpi
Dan bukannya satu realiti
Aku sanggup merelakan diri
Untuk tidak bangun lagi

Friday, May 14, 2010

Puisi Doa Cinta



Daftarkanlah aku
ke dalam kitab cintamu

Bawalah daku
bersamamu ke alam kasih dan sayang
ke dalam cinta suci tak terlarang
Hadirkanlah daku
ke dalam bait-bait doa ikhlasmu
semoga Allah makbulkan segala kebaikan
moga Ia memelihara tali perhubungan
moga sejahtera aman berkekalan
moga rahmat menaungi perjalanan
moga hidayah menjadi penyinar
Begitulah secebis doaku
pintaku pada Tuhan dalam pohonan restu...

Wednesday, May 12, 2010

Hari-hari terakhir


Hari-hari terakhir di sini
merungkai kembali kisah tercipta
Tentang perjuangan insan biasa
Mencari diri dalam kehidupannya

Hari-hari terakhir di sini
Cuba lagi untuk memahami
Erti keindahan dalam kesusahan
Tersenyum dalam kegundahan

Hari-hari terakhir di sini
Erti hidup belum kufahami
Masih banyak belum kulalui
Demi menjadi insan sejati

Hari-hari terakhir di sini
jiwaku diliputi awan begitu mendung
Berat menanggung air mata kesabaran
kini aku berasa sungguh tenang

Hari-hari terakhir di sini
Senyuman cuba kuukir
Pilu cuba kuhakis
Namun monolog ini tidak terhenti di sini
Kerana langkahku masih jauh
dalam perjalanan hidup insani

Sunday, May 9, 2010

Failure is Never Final


Buku ini baharu sahaja saya beli. Walaupun penulisnya adalah bukan Islam tetapi saya lebih melihat kepada isi dan faedah yang dapat saya perolehi selagi mana ia tidak bercanggah dengan ajaran Islam. Saya lebih seronok mendapatkan motivasi dengan cara membaca dan menganalisis situasi daripada menghadiri atau mendengar program motivasi yang saya lihat lebih kepada program air mata yang dirangsang dengan kisah-kisah sedih. Hasilnya, perubahan itu hanyalah bersikap sementara. Motivasi itu harus datang dari diri sendiri kerana tiada siapa yang dapat memotivasikan diri kita melainkan diri sendiri. Saya suka memetik perkataan yang diolah oleh penulis dalam membicarakan soal kegagalan. Ia menyebabkan saya melihat kegagalan dari perspektif yang berbeza.

Failure doesn't mean you are a failure
It does mean you haven't succeeded yet

Failure doesn't mean you have accomplished nothing
It does mean you have learned something

Failure doesn't mean you have been a fool
It does mean you have a lot of faith

Failure doesn't mean you've been disgraced
It does mean you were willing to try

Failure doesn't mean you don't have it
It does mean you have to do something in a different way

Failure doesn't mean you are an inferior
It does mean you are not perfect

Failure doesn't mean you've wasted your life
It does mean you have a reason to start afresh

Failure doesn't mean you should give up
It does mean you must try harder

Failure doesn't mean you'll never make it
It does mean it will take a little longer

Failure doesn't mean God has abandoned you
It does mean God has a better idea

Failure doesn't mean you're finished
It does mean you have a chance to try something new

So it's true! Failure is never final.

Friday, March 12, 2010

Welcome To My Life


Welcome To My Life (Lyrics)


Do you ever feel like breaking down?
Do you ever feel out of place?
Like somehow you just don’t belong
And no one understands you

Do you ever wanna run away?
Do you lock yourself in your room?
With the radio on turned up so loud
That no one hears you screaming

No you don’t know what it’s like
When nothing feels alright
You don’t know what it’s like to be like me

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked
When you’re down
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one’s there to save you
No you don’t know what it’s like

Welcome to my life

Do you wanna be somebody else?
Are you sick of feeling so left out?
Are you desperate to find something more
Before your life is over?

Are you stuck inside a world you hate?
Are you sick of everyone around?
With the big fake smiles and stupid lies
While deep inside you’re bleeding

No you don’t know what it’s like
When nothing feels alright
You don’t know what it’s like to be like me

No one ever lied straight to your face
And no one ever stabbed you in the back
You might think I’m happy
But I’m not gonna be okay!

Everybody always gave you what you wanted
You never had to work it was always there
You don’t know what it’s like
What it’s like!

Welcome to my life

Saturday, January 30, 2010

Proud



Ini adalah lagu tema bagi program realiti TV yang meletup-letup kat Amerika " The Biggest Loser", dah sampai season 9 dah pun sekarang. Seronok tengok rancangan nie, dapat lihat keazaman dan kesusahan peserta dalam mencapai matlamat mereka, mereka mahukan perubahan tetapi tidak pernah berjaya kerana tiada keyakinan diri. Dalam lagu ini ada persoalan yang boleh kita tanya pada diri kita : "What have you done today to make you feel proud? ". Sama-sama kita jawab.


"Proud" by Heather Small


I look into the window of my mind
Reflections of the fears I know I've left behind
I step out of the ordinary
I can feel my soul ascending
I am on my way
Can't stop me now
And you can do the same


What have you done today to make you feel proud?
It's never too late to try
What have you done today to make you feel proud?
You could be so many people
If you make that break for freedom
What have you done today to make you feel proud?


Still so many answers I don't know
Realise that to question is how we grow
So I step out of the ordinary
I can feel my soul ascending
I am on my way
Can't stop me now
And you can do the same


What have you done today to make you feel proud?
It's never too late to try
What have you done today to make you feel proud?
You could be so many people
If you make that break for freedom
What have you done today to make you feel proud?


We need a change
Do it today
I can feel my spirit rising
We need a change
So do it today
'Cause I can see a clear horizon


What have you done today to make you feel proud?
So what have you done today to make you feel proud?
'Cause you could be so many people
If you make that break for freedom
So what have you done today to make you feel proud?
What have you done today to make you feel proud?
What have you done today
You could be so many people?
Just make that break for freedom
So what have you done today to make you feel proud?

Wednesday, January 27, 2010

esok yang menanti

Biar berlalu kisah semalam

Walaupun bayangnya masih belum hilang

Detik-detik itu kami lalui

Bersama ketabahan hati

Berdamping dengan kekuatan sendiri

Kami akur

Kami patuh

Namun azam kami tetap utuh

Membina jambatan menyeberang 2 dunia

Betapa azab kami mencuba

Tidak terlalai walau seketika

Rezeki dicari diberi Sang pencipta

Walaupun tahu

kami meresah lagi


Saat itu pasti tiba

Kami tersenyum di puncak jaya.

Sunday, January 10, 2010

Hakikat Ilmu


The More I know
The More I know I Don't Know

Wednesday, December 2, 2009

Sunday, November 22, 2009

Tahniah Muhammad Hanif Bin Zabidin


Tahniah diucapkan kepada adik saya yang bongsu atas kecemerlangannya di dalam UPSR. Alhamdulillah adik saya memperoleh 4A 1B. Walaupun tidak mendapat 5A tetapi keputusan sudah cukup membuktikan semangat dan usaha yang telah dia korbankan untuk berjaya. Nothing succeeds like success.

Now you really understand what it feels to be successful and what it takes to get it.

Rajin dan sabar adalah kata kunci bagi kejayaan. Setelah berusaha bertawakallah kepada Allah kerana Dialah yang memberi rezki, kerana setiap tindakannya harus ditaakuli..everthing happens for a reason.

Dare to try
Dare to fail
Dare to dream
Then success will be yours.
Tahniah !!!

Saturday, November 21, 2009

Whatever lah....


I wonder how things went so badly under my nose and I just cannot do anything. It just like I am not in my own shoe anymore. I never thought I would succumb to this dilemma and I even think that I am reaching the end of the road.


I pluck the courage to tell myself to set the ball rolling so that I can start taking full stock of my life. That is very timely.


I should not sweep my problems under the carpet or pretend they never exist. I will have so much egg on my face if I do so. But the crux of the matter is I am not really ready to swing to THAT side of the future.


An average Joe like me never knew what is the conclusion of playing down the seriousness of the existed and unsolved problems.


I will assure myself that I would leave no stone unturned in the hunt for success because it is well known that only the cream of the crop can be permitted to stand still in this challenging era.


But the real problem for me is to ensure that this will not be merely lip service.

There can be no shadow of doubt that this dilemma will be the last straw since I can’t take it anymore.


Did I have a whale of time playing around until now?


If I don’t want the problem to escalate I must then take precedence over this matter and take appropriate measures to handle it.


When this happens too often, it creates a strain on me. If it had not been for my mother’s support I wouldn’t be able to stand where I stand today.


I really want to achieve this so- called undreamed of success. I want to prove to those who always look down upon me that I can be somebody in the future but that surely needs me to be patient for such a long time.


Easier said than done..

I just have to face up to reality and devise steps to handle any situation that may crop up.

I can be calm at coming to terms with the reality.

Do not harp on your perceived weaknesses anymore.

Do not give up hope.


Whatever LAH !!!!

Saturday, November 14, 2009

Monday, November 2, 2009

I am hurt

I am hurt
I am truly hurt
Deeply rooted inside my heart
The pain, the sorrow, the darkness

I am hurt
I am truly hurt
But nobody knows
Nobody tries to know
Maybe just because I am not somebody

I am hurt
I am truly hurt
The loneliness, the seclusion
Where to?
Heading to what?

I am hurt
I am truly hurt
Despite my smiling façade
Melancholy lies beneath it

I am hurt
I am truly hurt
In the gorge of reality
My feet get caught in the shackles of Lies, fears, ostentation, and grief
But…
I’m not weak enough to be captured by them

I am hurt
It is hurtful
Yet, I tell thee only the truth

Masterzizoul

11.31 am.
13-12-2006

Friday, October 23, 2009

Nampak Kuat Agama Tapi Masuk Neraka

Tulisan Dr. Asri Zainul Abidin. Sarat dengan hidden message. Isi dan buah fikir yang menelanjangkan realiti yang selalu disalah erti.

http://drmaza.com/home/?p=752

Oleh: Dr Mohd Asri Zainul Abidin

Untuk membuat penilaian yang seimbang atau kesimpulan yang adil bukanlah mudah. Dalam kehidupan ini ramai orang selalu membuat kesimpulan daripada penampilan atau faktor luaran yang mereka lihat semata. Penilaian yang seimbang atau kesimpulan yang adil berbeza dengan sangkaan baik. Umpamanya, apabila kita melihat mereka yang kuat bersolat, atau berpuasa maka sudah pasti kita wajar bersangka baik terhadapnya.

Namun dalam masa yang sama kita tidak akan membuat kesimpulan bahawa dia adalah pasti ahli syurga, atau pasti orang yang kuat berpegang dengan agama, atau seorang yang soleh. Ini kerana solat dan puasa memanglah amalan yang baik dalam Islam, tetapi Islam bukan sahaja berkaitan soal solat dan puasa, sebaliknya Islam merangkumi pelbagai sudut kehidupan.

Jika dia kuat solat dan puasa, tetapi dalam masa yang sama kuat memaki dan mencerca orang, atau menderhakai ibubapanya, atau tidak amanah, atau menzalimi orang lain dan seumpamanya, maka dia bukannya orang yang soleh dalam ertikata sebenar dalam Islam.

Tidakkah kita selalu membaca hadis:

“Tahukah kamu siapakah orang yang muflis?” Jawab mereka: “Orang yang muflis dalam kalangan kami ialah sesiapa yang tiada dirham dan tiada harta”. Sabda baginda: “Orang yang muflis dalam umatku ialah sesiapa yang datang pada Hari Kiamat nanti bersama solat, puasa, zakat, juga dia pernah memaki seseorang, menuduh seseorang, memakan harta seseorang, menumpah darah seseorang dan memukul seseorang. Lalu diberikan kepada orang ini dan itu pahalanya. Jika pahala-pahalanya habis sebelum sempat dilangsaikan kesalahannya, maka diambil dosa-dosa mereka dicampakkan ke atasnya lantas dicampakkan dia ke dalam neraka” (Riwayat Muslim).

Pendusta Agama

Dalam hadis lain Nabi s.a.w menceritakan tentang akhir zaman ada para pembaca al-Quran kerana hendak dapat untung. Ini dapat kita lihat dalam negara kita mereka yang memakai ‘pakaian agama’ dan mengutip wang daripada orangramai kononnya kerana hendak membuat penghantaran pahala kepada si mati.

Mereka membuat untung yang besar saban tahun atas nama al-Quran dan orang menganggap mereka melakukan kebaikan sedangkan Nabi s.a.w menyindir perbuatan ini dengan sabdanya:

“Bacalah al-Quran dan mintalah daripada Allah (pahala), kerana selepas kamu akan ada kaum yang membaca al-Quran dan meminta (upah) daripada manusia” (Riwayat Ahmad dan al-Tirmizi, dinilai hasan oleh al-Albani).

Dalam sejarah ramai mereka yang menampil watak ‘agama’ tetapi sebenarnya penjenayah agama. Antara yang terkenal ialah Abu ‘Ismah Nuh bin Abi Maryam yang mencipta hadis-hadis dusta kononnya kerana ingin mendapat pahala dengan diadakan hadis-hadis fadilat itu dan ini khususnya tentang surah-surah al-Quran.

Dia digelar Nuh al-Jami’ bermaksud Nuh yang menghimpunkan. Ini kerana dia menghimpunkan ilmu daripada berbagai tokoh-tokoh besar. Namun al-Hafiz Ibn Hibban menyatakan: “dia menghimpunkan segalanya, kecuali cakap benar”. (lihat: al-Sayuti, Tadrib al-Rawi, 185, Beirut: Dar al-Fikr).

Pada zahirnya, dia tokoh agamawan namun pada hakikatnya dia sebenarnya pendusta agama. Bukan sedikit orang yang sepertinya dalam sejarah pengumpulan hadis. Kata seorang tokoh pengkaji hadis, Dr. Hammam Sa`id:

“Telah zahir golongan ahli ibadat, zuhud dan nussak (penumpu penuh ibadah). Kejahilan dan kebodohan mereka telah membawa mereka mencipta hadis-hadis palsu dalam fadhilat-fadhilat amal, fadhilat surah-surah al-Quran dan solat-solat sunat, untuk menggalakkan orang ramai beramal. Seperti juga mereka mencipta hadis-hadis palsu dalam menakut orang ramai terhadap maksiat. Mereka menyangka mereka telah membela Islam. Golongan yang jahil ini tidak tahu bahawa pendustaan ke atas RasululLah s.a.w boleh menurunkan mereka ke dalam tingkatan-tingkatan yang paling bawah dalam neraka jahannam” (Hammam `Abd al-Rahim Sa`id, Al-Tamhid fi `Ulum al-Hadith, m.s. 140, Jordan: Dar al-Furqan).

Ini kerana tindakan mereka telah menipu atas nama Nabi s.a.w dan merubah wajah asal agama. Jika dilihat atau dinilai pada zahir ibadah dan pakaian mereka, tentu kita menyangka mereka golongan yang soleh, tetapi di sisi agama mereka adalah para pendusta yang termasuk dalam sabda Nabi s.a.w:

“Sesungguhnya berdusta ke atasku (menggunakan namaku) bukanlah seperti berdusta ke atas orang lain (menggunakan nama orang lain). Sesiapa yang berdusta ke atasku dengan sengaja, maka siaplah tempat duduknya dalam neraka”. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Khawarij

Dalam sejarah pertelingkahan umat Islam kelompok yang paling kuat dan awal menggunakan isu agama untuk mengkafirkan orang Islam yang lain ialah Puak Khawarij.

Kelompok ini Nabi s.a.w sifatkan seperti berikut:

“..Seseorang kamu akan merasa lekeh solatnya dibandingkan solat mereka, merasa lekeh puasanya dibandingkan puasa mereka. Mereka membaca al-Quran, namun al-Quran itu tidak melebih halkum mereka. Mereka tersasar keluar dari agama seperti anak panah tersasar dari sasarannya..” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Inilah Khawarij yang kelihatan hebat dalam ibadah dan pidato agama mereka dengan menggunakan nas-nas al-Quran. Mereka mengkafirkan orang Islam yang melakukan maksiat, juga mengkafirkan orang Islam yang tidak mengikut kumpulan mereka.

Puak Khawarij ini mengangkat slogan: “Tidak ada hukum melainkan hukum Allah”. Slogan yang kelihatannya berteraskan al-Quran, tetapi dengan tujuan yang buruk. Kata Saidina Saidina ‘Ali bin Abi Talib kepada mereka: “Satu slogan yang benar, tetapi dengan tujuan yang batil”. (Al-Khatib al-Baghdadi, Tarikh Baghdad, 304/10, Beirut: Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah).

Dengan slogan al-Quran “Sesiapa yang tidak berhukum dengan hukum Allah maka mereka itu orang-orang yang kafir” (Surah al-Maidah, ayat 44), maka mereka melancarkan kempen mengkafirkan dan memerangi orang Islam. Atas andaian yang tipis maka dengan mudah seseorang dijatuhkan hukuman murtad dan kafir.

Hasilnya, pertumpahan yang dahsyat berlaku pada zaman pemerintahan Saidiyyida ‘Ali bin ‘Abi Talib. Selepas zaman ‘Ali pun, pemikiran Khawarij meresap ke dalam berbagai kumpulan dan organisasi. Hasilnya, kita mendengar isu kafir mengkafir muncul di pelbagai zaman dan tempat di seluruh pelusuk dunia Islam.

Pada zahirnya puak ini berwajah agama, namun pada hakikatnya Nabi s.a.w menyebut tentang mereka:

“Mereka itu berucap dengan ucapan sebaik-baik makhluk. Mereka tersasar keluar dari Islam seperti anak panah tersasar dari sasarannya. Iman mereka tidak melebihi halkum mereka. Di mana sahaja kamu temui mereka maka bunuhlah mereka kerana sesungguhnya membunuh mereka itu ada pahala pada Hari Kiamat” (Riwayat al-Bukhari).

Demikian getirnya kelompok ini. Sekalipun dengan ungkapan dan nas agama di mulut mereka, namun Nabi s.a.w memerintahkan agar pemerintah Islam membunuh mereka kerana mereka mengkafirkan bahkan sesetengah kelompok mereka seperti al-Azraqiyah membunuh orang Islam, anak kecil dan wanita yang tidak mengikut kumpulan atau jamaah mereka.

Dengan ini menyedarkan kita semua, di samping kita bersangka baik kepada golongan yang menzahirkan ciri-ciri agama, kita sayangkan mereka dan menghormati mereka, namun kita juga mestilah berhati-hati dengan tindakan setiap individu dan kumpulan.

Janganlah penampilan zahir menyebabkan kita membuta mata atau memandulkan akal dari membuat penilaian yang matang dan seimbang. Apa yang baik kita kata baik, apa yang salah tetap dinilai salah tanpa mengira dari mana dan siapa kesalahan itu datang. Namun jika golongan tertentu menzahirkan ciri-ciri agama dan memegang prinsip agama dalam seluruh perjalanan mereka, maka merekalah golongan yang kita cinta dan kita bela dengan sepenuhnya.


Wednesday, October 21, 2009

Perpaduan adalah kekuatan

1.1 Diantara ciri-ciri masyarakat membangun ialah mempunyai perpaduan dan kesatuan. Jika diamati situasi negara-negara membangun yang lain maka dapat kita lihat wujudnya suasana perpaduan dan kasih sayang dalam masyarakat mereka sedangkan sebahagian negara yang lain masih terkebelakang dan diselubungi dengan perpecahan dan kebencian.

1.2 Oleh sebab itu, perkara ini menjadi keutamaan Rasulullah S.A.W yang beliau lakukan selepas hijrah dari Mekah ke Madinah. Seperti yang dimaklumi, hijrah nabi junjungan adalah untuk membina masyarakat Islam yang baru. Beliau telah berjaya menyatupadukann ikatan diantara muhajirin dan ansar, mushrikin dan ahli kitab yang sebelum itu ternyata berpecah.

1.3 Perpaduan akan memberikan laluan membuka arah kepada kemajuan dan pembangunan. Ditambah pula dengan keharmonian, masyarakat mampu untuk hidup dalam keamanan dan ketenangan. Maka undang-undang memainkan peranannya disini kerana ia mengatasi atas segala yang lain. Semua menghormati undang-undang dan berusaha ke arah melaksanakan tanggungjawab masing-masing terhadap negara dan bangsa.

1.4 Perpecahan pula sebaliknya akan hanya menjadikan masyarakat hidup dalam ketakutan, kebencian makin bertambah, mungkin sehingga membawa kepada hilangnya peranan undang-undang itu. Yang kuat memamah yang lemah, yang kaya menggunakan yang miskin. Inilah yang membantutkan perkembangan masyarakat kearah pembangunan.

1.5 Oleh itu, Islam yang syumul telah menjadikan perpaduan, kerja-kerja terhadap perpaduan dan keharmonian, dan menjauhi punca-punca yang boleh menyebabkan perpecahan dan persengketaan sebagai suatu kewajiban syar'i yang mulia dan dituntut. Firman Maula 'azza wajalla :

" واعتصموا بحبل الله جميعاً ولا تفرقوا "


Berdasarkan kepada kedudukan tinggi yang diletakkan kepada perpaduan dan keharmonian dalam masyarakat, maka merupakan satu tanggungjawab bagi semua untuk bersungguh-sungguh dalam membina hubungan kasih-sayang dan keharmonian di antara kita. Perlu diingat perpaduan disini bukan hanya bermaksud merapatkan hubungan diantara Muslim dan bukan muslim sahaja tetapi turut menyatupadukan penduduk Malaysia yang berbilang bangsa dan agama, kesemuanya bersatu di bawah payung permerintahan pemimpin yang bijak dan Adil.

1.6 Perpaduan adalah sesuatu yang mustahak yang perlu diberikan penekanan. Di saat dunia Islam sedang bingit dengan bunyi bom, letupan disana-sini, kita umat Islam di Malaysia masih mampu untuk meneruskan kehidupan seharian dengan sempurna. Jika ada ruang untuk mengekalkannya, mengapa tidak dibincangkan bersama.

Monday, October 12, 2009

Embracing Dreams

I WALK WITH THE WIND BLOWING

WANDERING AROUND THE UNCERTAINTY

EVEN IF TIME COMES TO LOSING SOMETHING

I WILL CHOOSE TO EMBRACE IT

I WILL BE PUTTING MY HANDS FORWARD

TOWARDS THE THINGS I CANNOT LOSE

ONLY EMBRACING THE GLEAMING DREAM

TO THE FAR AWAY PLACE